MEDIASELEKTIF.COM - Sidjono (58) warga Jalan Batangkuis, Kelurahan Pandau Hulu I, Kecamatan Medan Kota, ditemukan meninggal dunia tergeletak di pinggir jalan, Senin (23/5/2022).
Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan, mengatakan korban meninggal dunia setelah mendorong sepeda motornya dari Jalan Thamrin hingga ke Simpang Jalan Sei Kera ke bengkel.
"Setibanya di bengkel motor korban mendadak meninggal dunia. Oleh warga sekitar insiden itu pun dilaporkan ke Mapolsek Medan Timur," katanya.
Lebih lanjut, Rona mengungkapkan personel Polsek Medan Timur bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun ke TKP mengecek kondisi korban.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Penyebab meninggal dunia karena korban mengalami sakit jantung dan darah tinggi," ungkapnya.
"Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah membuat surat pernyataan tidak keberatan," pungkasnya.(BR/MSC)
Baca juga:
- Diduga Kelelahan Dorong Sepeda Motor Meninggal Dunia.
- Aiptu TP Situmorang, Penyidik Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Meninggal Dunia
- Wartawan Waspada Meninggal Dunia, Ketua Pewarta Melayat dan Beri Santunan Medan, (Pewarta.co) Ketua Persatuan wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH melayat atau takziah ke rumah duka almarhum Rudi Arman (51), wartawan Harian Waspada di Jalan Banteng Ujung, Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Jumat (7/1/2022). Hal ini untuk meringankan kesusahan serta memberikan dorongan kekuatan mental dengan menghibur keluarga yang ditinggalkan. Ketika melakukan takziah, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis,SH didampingi Ayub Kesuma, Bardansyah, Ilham,dan Zak Ahmad membantu meringankan beban keluarga dengan memberikan santunan dan dua goni beras. Pemberian santunan dan beras ini langsung diterima istri almarhum Yuyun Suriana. Dia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH. "Suami saya meninggal dunia tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB di rumah karena sakit yang sudah lama dideritanya. Suami meninggalkan empat orang anak dan 1 orang cucu, " katanya. Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis, SH menyampaikan, bahwa almarhum Rudi Arman ini adalah orang baik dan selalu menghargai sesama teman se profesi. Dia menyeutkan, begiatan ini merupakan program kerja Pewarta Polrestabes Medan yang rutin dilaksanakan setiap ada yang kemalangan dan lainnya. "Kebetulan hari ini ada wartawan Harian Waspada Rudi Arman meninggal dunia, maka kita melayat dan memberikan santunan serta beras. Inilah wadah Pewarta selalu peduli dengan sesama profesi," kata Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut. Kegiatan ini terlaksana tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, SIK, MH, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Panca Putra Simanjuntak, MSi dan Waka Polda Sumut, Brigjen Pol. H. Dr. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi. Selain itu arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi. Sebelumnya Pewarta Polrestabes Medan juga pernah menjenguk Rudi Arman saat sakit di kediamannya. Dia bercerita kepada rombongan Pewarta Polrestabes Medan sudah 5 bulan berdiam diri di rumah untuk memulihkan penyakit yang dideritanya. Dia mengatakan, ada bermasalah di paru-parunya sehingga menyebabkan sesak napas. "Awalnnya sesak napasnya parah, tapi sekarang sudah mulai berkurang. Gula juga ada, namun sudah normal, " ungkapnya. Namun Allah berkehendak lain, Rudi Arman dipanggol sang khalik tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB. Semoga amal ibadahnya diterima disisinTuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggal sabar dam tabah, " ucap Chairim. Usai dari rumah duka, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH bersama rombongan salat Jumat berjemaah sekaligus mengikuti fardu kifayah menyalatkan jenazah almarhum Rudi Arman di Masjid Al-Munajah.