MEDIASELEKTIF.COM - Wakil Ketua
Komisi D DPRD Medan H Salman Alfarisi mengatakan, sudah bertahun-tahun proyek
pembangunan Sky Bridge (jembatan layang penghubung) di kawasan Lapangan Merdeka
dan Stasiun Kereta Api Medan terbengkalai.
Padahal dananya bersumber dari
APBD Kota Medan mencapai Rp 35 miliar. DPRD menilai pembangunannya mangkrak
(terbengkalai), sehingga apabila ada
temuan BPK dananya harus dipulangkan.
“Berhentinya pembangunan sky
bridge ini sangat disayangkan, sebab landasan dasar pembangunan tersebut.
Karena tujuan pembangunannya diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap
melanda Jalan Stasiun,” kata Salman kepada wartawan, Rabu (6/2/2019) di DPRD
Medan.
Menurut politisi PKS ini,
pembangunannya dimulai tahun 2012 namun sampai tahun ini belum selesai. “Dinas
Tarukim Perumahan, Kawasan Perkim dan Penataan Ruang (PKP2R), kami akan
memanggil kepala dinasnya untuk menjelaskannya dalam rapat dengar pendapat
(RDP), segera akan kami jadwalkan,” terang Salman.
Selain masalah mangkraknya
pembangunan sky bridge, lanjut Salman, pihaknya juga sangat menyayangkan
persoalan pembangunan pasar Kampung Lalang. Karena setelah pembangunan selesai
tapi belum diserahterimakan ke pemko sebagai pemilik asset untuk segera
difungsikan.
“Dalam RDP soal sky bridge nanti,
kita juga mempertanyakan soal pembangunan pasar Kampung Lalang,” tuturnya. (moe/ms)